9 Tips Memaksimalkan Linkedin Untuk Meledakkan Bisnis

Tips Memaksimalkan Linkedin Untuk Bisnis - Linkedin merupakan salah satu jejaring sosial seperti facebook, twitter dan lainnya. Berdiri sejak tahun 2002 dan telah memiliki jumlah anggota lebih dari 250 juta di lebih dari 200 negara di dunia. Linkedin dikenal lebih dari sekedar situs jejaring sosial. Memiliki platform yang fokus pada penempatan profil baik pribadi maupun perusahaan untuk menemukan hubungan bisnis secara professional.

Linkedin dan Bisnis
Sebagaimana yang kita pahami, sebuah bisnis memerlukan pemasaran untuk menyalurkan produk dan layanan hingga di tangan konsumen. Melalui jaringan pemasaran yang kuat, bisnis akan mudah berkembang untuk menggaet sebanyak-banyaknya konsumen potensial. Terciptanya koneksi antara perusahaan dan konsumen sangat baik bagi kelangsungan pertumbuhan bisnis. Salah satu wadah yang tepat sebagai perantaranya adalah melalui media sosial. Dan Linkedin merupakan media paling sesuai diantara situs jejaring sosial yang ada.

9 Tips Memaksimalkan Linkedin Untuk Meledakkan Bisnis

Linkedin dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan bisnis sekaligus menawarkan keunggulan produk ataupun jasa yang dimiliki. Linkedin juga baik untuk meningkatkan personal branding dalam rangka menaikkan kualitas brand merk yang ditawarkan. Lebih dari itu, Linkedin menjadi ajang untuk menjalin kerja sama, menjaga hubungan yang baik dengan konsumen dan mendapatkan keuntungan.

Maka wajar jika kemudian Linkedin menjadi situs jejaring sosial yang paling banyak dicari untuk mengembangkan bisnis. Bagaimana cara memaksimalkan Linkedin untuk pengembangan bisnis itu? Beberapa tips dari seribupeluang berikut ini bisa Anda jadikan sebagai referensi.

9 Rahasia Sukses Memaksimalkan Linkedin Untuk Meledakkan Bisnis


1. Profile Lengkap

Hal yang pertama kali diperhatikan dalam bisnis adalah produk bisnis dan siapa orang yang ada di balik bisnis tersebut. Maka kelengkapan data diri dan profile perusahaan akan menambah keyakinan calon konsumen dan investor. Sebaiknya membuat data secara terpisah antara profile pribadi dan perusahaan agar terlihat lebih professional.
Gunakan kelengkapan akun seperti nama akun, foto, alamat, detail produk dan penawaran lainnya. Profil yang lengkap dan professional akan menjadi branding yang baik bagi sebuah bisnis. Selain itu, memudahkan profil Anda ditemukan oleh mesin pencarian.
Lengkapi semua kolom yang ada, seperti proyek yang sedang dikerjakan, lokasi usaha dan sebagainya. Manfaatkan kolom ini untuk mengajak teman-teman Anda agar mengetahui bisnis apa yang sedang Anda kembangkan. Calon pelanggan Anda pun makin tertarik dengan informasi ini.

2. Halaman Perusahaan

Halaman perusahaan dibuat untuk meningkatkan visibilitas bisnis Anda. Halaman ini bisa Anda manfaatkan untuk memberikan informasi tentang diskripsi perusahaan, produk dan layanan yang ditawarkan, lingkup proyek yang dikembangkan dan sebagainya.
Lengkapi halaman dengan logo dan lokasi bisnis. Manfaatkan fitur Targeted Updates dan Follower Insights untuk mendapatkan audiens yang tepat dan dapat digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan Anda.

3. Rekomendasi

Linkedin memiliki fitur untuk meminta rekomendasi seseorang. Anda bisa memulainya dengan saudara, teman, dan kolega untuk memperkenalkan bisnis kepada orang-orang yang sebelumnya tidak Anda kenal. Relasi yang mereka miliki bisa menjadi asset potensial bagi bisnis Anda. Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai salah dalam meminta rekomendasi, agar tidak salah sasaran atau justru memperburuk citra brand perusahaan. Diantaranya adalah dengan cara meminta rekomendasi berupa testimonial dari pelanggan yang puas dengan produk dan jasa dalam bisnis Anda.

4. Update Portofolio Bisnis Terbaru

Setiap update yang dilakukan oleh pengguna Linkedin, maka akun yang lain akan mendapatkan notifikasi seputar update tersebut. Sehingga ini bisa dimanfaatkan untuk menawarkan sekaligus mempromosikan bisnis kepada teman-teman Anda. Mereka jadi tahu informasi terbaru dari bisnis Anda. Sehingga tidak ada salahnya untuk terus melakukan update status di akun Linkedin Anda. Pastikan Anda tetap bijak agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat mengganggu teman Anda.

5. Menjalin Pertemanan

Anda bisa memanfaatkan Linkedin untuk berkenalan dengan akun lain yang Anda temui. Gunakan komunikasi yang baik agar tercipta relasi yang menguntungkan. Tidak ada salahnya jika harus bertemu langsung secara offline jika memang dalam lingkup alamat yang terjangkau. Bisa pula tetap berhubungan dengan kotak lain yang mereka miliki.
Anda bisa pula memanfaatkan fitur advanced searches untuk pencarian orang-orang yang Anda anggap potensial untuk bekerja sama. Meski layanan ini berbayar, namun filter yang didapatkannya bisa memberikan hasil yang lebih tepat. Sebagai bahan percobaan, Anda bisa memanfaatkan layanan gratis dalam beberapa hari.

Selain itu, untuk mendapatkan pertemanan, Anda bisa melakukan import kontak. Khusus bagi Anda yang sudah lama memakai Linkedin, biasanya pernah menjalin hubungan pada beberapa akun. Fitur import ini akan memasukkan semua kontak sebagai bahan untuk menambah koneksi.

6. Bergabung Dalam Grup

Jalinan pertemanan dengan orang yang tidak Anda kenal bisa bertentangan dengan aturan Linkedin. Hal ini bisa diatasi dengan cara bergabung dengan grup yang beranggotakan orang yang sesuai dengan kepentingan, pekerjaan dan bisnis Anda. Cara ini tergolong mudah diterima saat menawarkan program bisnis terbaru. Klien dan pelanggan potensial dengan mudah dapat menemukan Anda melalui grup. Setelah itu, mereka tidak ragu untuk menghubungi Anda secara langsung.

7. Merekrut Orang Yang Tepat

Jika bisnis yang Anda geluti membutuhkan karyawan baru, manfaatkan fitur Linkedin Recruiter untuk hasil yang cepat dan efisien. Anda bisa pula merubah status akun menjadi “Sedang Merekrut”, kemudian dukung dengan postingan lowongan pekerjaan.
Pastikan Anda menyaring orang-orang yang berkompeten sesuai bisnis yang Anda jalankan. Salah satunya adalah kandidat pasif yang telah memiliki pekerjaan dan potensial untuk dijadikan sebagai karyawan.

8. Tetap Terkoneksi

Manfaatkan smartphone untuk tetap terhubung dengan rekan-rekan bisnis Anda. Dengan cara menginstall aplikasi Linkedin di smartphone milik Anda. Melalui aplikasi ini, Anda akan mudah memperbarui profil, status, membuat postingan dan tetap mendapatkan informasi terbaru terkait bisnis dan pelanggan Anda.

9. Akses Informasi dan Inspirasi Bisnis

Gunakan fitur Linkedin Today untuk mengakses berita populer yang dibagikan oleh koneksi Anda, serta berita dan artikel populer dari The Wall Street Journal. Tentu saja hal ini dapat menambah wawasan bisnis dan pengetahuan dalam rangka pengembangan bisnis Anda.

Linkedin juga tepat untuk menggali inspirasi bisnis dari orang-orang terkemuka, para bisnisman sukses dan professional ternama. Demikian pula Anda dapat memberikan komentar dan juga membagikannya ke dalam jaringan Anda. Filosofi bisnis yang mereka terapkan bisa membentuk karakter bisnis Anda menjadi lebih baik dan menambah referensi untuk membuat ide bisnis baru.
Baca Juga : Memulai Usaha Percetakan Digital Printing Modal Kecil
Dengan Linkedin, kini diri Anda dan bisnis yang Anda kembangkan telah siap untuk membentangkan sayap menuju kesuksesan yang nyata. Setiap kesuksesan diiringi dengan pengorbanan, konsistensi, fokus dan kesabaran. Masa depan tergantung kepada diri Anda sendiri.

Itulah informasi yang dapat kami sajikan di kesempatan kali ini, jangan lupa kunjungi terus blog ini untuk mendapatkan informasi bisnis terbaru, jangan lupa pula share artikel 9 Tips Menggunakan Linkedin Untuk Bisnis.